Environmental & Site Monitoring
Lihat kondisi site yang sebelumnya sulit terlihat.
RekaSense menghubungkan sensor lingkungan, cuaca, air, level, kondisi fasilitas, dan parameter lapangan ke dashboard terpusat untuk monitoring dan early warning.
Masalah yang ditangani
Mulai dari kebutuhan operasional.
1
Pengukuran masih manual
Data lapangan periodik membuat perubahan cepat sulit ditangkap.
2
Lokasi tersebar
Area remote atau multi-point membutuhkan telemetry yang konsisten.
3
Data compliance terpencar
Histori pengukuran perlu lebih rapi untuk review dan reporting.
Apa yang diterima
Monitoring layer yang dapat berkembang.
Sensor & edge integration
Pemilihan sensor sesuai parameter, interface, lingkungan, jarak, daya, dan metode komunikasi.
Dashboard & alert
Tren, current value, threshold, status komunikasi, dan alarm sesuai use case.
Data history & API
Histori time-series dapat digunakan untuk review, export, analitik, dan integrasi lanjutan.
Operational Overview
Status koneksi
24/24
Edge onlineAlarm aktif
3
Perlu reviewTren parameter proses / aset
RekaSense adalah platform monitoring; parameter, sensor, akurasi, housing, ingress protection, kalibrasi, dan kebutuhan hazardous area harus ditetapkan per aplikasi.
Use case
Contoh penerapan
Weather stationKecepatan/arah angin, hujan, suhu, kelembapan, tekanan dan parameter terkait.
EnvironmentalPM/air parameter tertentu, noise, temperature/humidity area, sesuai sensor yang tervalidasi.
Water & wastewaterLevel, flow, quality parameter tertentu, pump status, remote tank/pond.
AgricultureSoil/weather/irrigation telemetry untuk area budidaya dan fasilitas.
Implementasi
Dari assessment ke scale-up.
1. AssessObjective, asset, signal, network, risk.
2. DesignSensor, gateway, protocol, data model.
3. PilotInstalasi, dashboard, alert, validation.
4. ReviewData quality, usability, findings, ROI.
5. ScaleTambah asset/site dan workflow.
Mulai dengan pilot yang terukur.
Definisikan baseline, KPI, acceptance criteria, dan keputusan scale-up sebelum implementasi luas.